My Anniversary tickers

Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers

Mar 14, 2013

Sakit Mata


Sakit mata dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Peran mata begitu besar bagi kita. Mata merupakan alat indra yang sangat penting. Tanpa mata, kita tidak bisa melihat keindahan alam, keajaiban-keajaiban dunia, tidak mampu mengenali berbagai warna, bahkan tidak bisa mendefinisikan wajah ayah, ibu, kakek, nenek, dan adik.
sakit mata
Secara medis, sakit mata disebabkan oleh beberapa sebab, salah satunya karena adanya gangguan mata bawaan. Sakit mata bawaan ini terjadi pada mereka yang mempunyai riwayat orang tua mempunyai gangguan mata sehingga gangguan mata tersebut menurun pada anaknya.

Penyebab sakit mata bawaan biasa disebut dengan glaukoma. Glaukoma ini dapat terindikasi dengan adanya beberapa gejala yang tampak, seperti mata terlalu sensitif dengan cahaya, mata sering berair, mata nampak terlihat merah. Biasanya, glaukoma banyak diderita oleh anak-anak, seperti terjadinya pembesaran kornea mata yang mengakibatkan pandangan kabur.
mata sakit
Pandangan menjadi kabur karena cahaya tidak dapat masuk sehingga retina tidak dapat menangkap gambar. Gangguan pada sistem syaraf yang mengantarkan gelombang cahaya menuju retina ini menyebabkan otak tidak mampu menangkap gelombang yang ditangkap.

Glaukoma jika tidak segera diobati dapat mengakibatkan kebutaan. Terjadinya glaukoma disebabkan oleh jaringan saraf optik yang mengalami kerusakan. Hal ini terjadi karena ada tekanan di dalam bola mata (peningkatan tekanan intraokular).

Peningkatan tekanan intraokular ini disebabkan oleh adanya penumpukan cairan sehingga terjadi gangguan pada sirkulasi aqueous humor. Eqoueous humor adalah sistem sirkulasi cairan, berfungsi sebagai pemberi nutrisi pada kornea dan lensa.
Sakit mata bisa disebabkan oleh faktor lain, yaitu faktor usia dan faktor gangguan pada struktur syaraf mata. Akibatnya, mengganggu cahaya yang masuk, mengganggu pemusatan objek yang dilihat, dan dampaknya memperburuk objek yang harus diantarkan secara kontinu ke otak.

No comments:

Post a Comment